Dari Wehea ke Nusantara: Lom Plai Kutim Lolos Kurasi Awal KEN 2026

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 23, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

367

ASPIRASIKALTIM.COM, SANGATTA – Festival Lom Plai, agenda budaya yang berakar dari tradisi masyarakat Dayak Wehea di Kutai Timur (Kutim), kembali membuka peluang tampil di level nasional. Festival ini dipastikan lolos seleksi administrasi Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Di Provinsi Kalimantan Timur, sepuluh kabupaten/kota mengajukan usulan event unggulan. Namun hanya empat di antaranya yang berhasil menembus tahapan awal dan dinyatakan memenuhi persyaratan, salah satunya adalah Lom Plai yang selama ini rutin digelar di kawasan pedalaman sebagai perayaan panen dan ungkapan syukur kepada Sang Pencipta.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kutim, Akhmad Rifanie, menyatakan kurasi KEN sangat ketat karena menyangkut kualitas event yang akan dipromosikan pemerintah pusat kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Ratusan proposal dari seluruh Indonesia ikut serta. Kami bersyukur Lom Plai mendapat kesempatan maju ke tahap presentasi dan kurasi,” tutur Rifanie.

Ia menjelaskan, Kemenparekraf memberikan penilaian tinggi pada event yang memiliki kontinuitas, kepastian jadwal, serta memberi manfaat ekonomi pada warga sekitar. Karena itu, syarat minimal pelaksanaan tiga tahun berturut-turut dijadikan indikator keberlanjutan. Lom Plai memenuhi aspek tersebut sekaligus dinilai kuat dari sisi pelestarian tradisi masyarakat adat.

Tahap berikutnya, tim dari Kutim tengah menyiapkan materi presentasi yang tidak hanya menggambarkan kemeriahan festival, tetapi juga memaparkan data pengunjung, perputaran ekonomi kreatif, hingga peluang pengembangan paket wisata.

Rifanie mengungkapkan, Festival Lom Plai memadukan prosesi ritual adat, pertunjukan seni, pameran produk kreatif, hingga promosi destinasi wisata lokal. Dengan dukungan visi besar Pemerintah Kabupaten Kutim dan 50 program unggulan kepala daerah, ia optimistis Lom Plai kembali dapat tempat di jajaran event nasional untuk ketiga kalinya.

“Kami ingin Lom Plai menjadi pintu masuk wisatawan mengenal Kutai Timur, bukan hanya dari sisi budaya, tetapi juga potensi alam dan ekonomi kreatifnya,” pungkasnya. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Kukar Perkuat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Kesbangpol: Harus Ada Sinergi Data dan Aksi

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)…

Plat Nomor Darurat Diklaim Percepat Waktu Tanggap Kebakaran di Sangatta

ASPIRASKALTIM.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat)…

Produk Lokal Samboja Barat Tembus Etalase IKN, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Pasar Nasional

ASPIRASIKALTIM.COM – Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai…

Bupati Kukar Ajak ASN dan Masyarakat Salurkan Zakat Lewat Baznas

Teks Foto : Bupati Kukar, Edi Damansyah,…

DPRD Samarinda Nilai Pemerataan Infrastruktur Masih Lemah, LPJU Jadi Cermin Ketimpangan Kota

ASPIRASIKALTIM.COM – DPRD Kota Samarinda menyoroti belum…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]