FORMIKA Dorong Sinergi Nyata untuk Petani dan Lingkunga

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 12, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

241

ASPIRASIKALTIM.COM — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama lembaga internasional dan swasta terus memperkuat sinergi untuk menciptakan lanskap berkelanjutan.

Hal ini diwujudkan dalam Lokakarya Effective Collaborative Action (ECA) yang digelar di Hotel Royal Victoria Sangatta belum lama ini.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Sustainable Landscape Program Indonesia (SLPI), hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Swiss melalui dukungan State Secretariat for Economic Affairs (SECO).

Pelaksana program, UNDP Indonesia, menggandeng konsorsium SUSTAIN Kutim untuk menjalankan agenda kolaboratif tersebut.

Ketua FORMIKA Kutim, Abdul Kadir, mengatakan bahwa lokakarya ini menjadi momentum memperkuat peran forum multipihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani sawit swadaya.

“Kita ingin memastikan keberlanjutan tak sekadar konsep, tapi bisa dirasakan langsung manfaatnya di tingkat desa,” ujarnya.

Turut hadir Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, yang menegaskan pentingnya forum semacam ini untuk membangun kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat, koperasi, dan perusahaan adalah kunci dalam mewujudkan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB).

“Lokakarya ini menjadi wadah untuk bertukar ide, berbagi praktik baik, dan menemukan solusi bersama. Kutim punya potensi besar di sektor perkebunan, tapi kita juga harus memastikan alam tetap lestari,” tutur Mahyunadi.

Dari sisi kebijakan nasional, Syauqi Ahmada dari Kemenko Perekonomian menilai apa yang dilakukan Kutim sejalan dengan agenda transformasi ekonomi hijau pemerintah pusat.

Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektor harus dijaga agar tidak hanya menghasilkan dokumen, tetapi aksi nyata di lapangan.

Dengan semakin kuatnya FORMIKA sebagai wadah multipihak, Kutim kini bergerak menuju daerah percontohan pembangunan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani, menekan deforestasi, serta meningkatkan produktivitas tanpa merusak ekosistem. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Desa Kota Bangun 2 Siapkan Strategi Ketahanan Pangan Lewat Koperasi dan BUMDes

ASPIRASIKALTIM.COM – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan,…

Kegiatan Khitanan Massal Olah PDPM Kukar, Baznas Kukar Salurkan Bantuan

Shafik Ketua Baznas Kukar (AK.Com) ASPIRASIKALTIM.COM, Kukar…

Kukar Tak Terapkan WFA di Bulan Ramadhan, ASN Tetap Bekerja di Kantor

Teks Foto : Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar,…

LKBB Kaltim Open 2025, Ajang Adu Ketangkasan Baris-Berbaris di Kukar

Teks Foto : Kepala Bidang Kepemudaan, Dispora…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]