Gubernur dan Wabup Kutim Tinjau Jalan Longsor

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 10, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

226

ASPIRASIKALTIM.COM – Tumpukan tanah longsor, jalan amblas, dan genangan air menjadi pemandangan sehari-hari di ruas Sangatta–Bengalon.

Melihat kondisi itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud turun langsung bersama Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi meninjau titik-titik kritis jalur nasional tersebut.

Dalam kunjungan itu, Rudy menegaskan perlunya langkah cepat dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pelaku industri.

“Ini bukan sekadar jalan rusak biasa, tapi jalur strategis nasional. Kalau putus, mobilitas ekonomi bisa lumpuh,” ujarnya tegas.

Menurutnya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) harus segera mengambil tindakan darurat.

Sementara perusahaan tambang besar seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) juga diminta berpartisipasi aktif melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Jangan menunggu korban atau kerugian ekonomi yang lebih besar. Setiap hari ribuan kendaraan lewat di sini. Kalau jalan ini gagal difungsikan, dampaknya akan luar biasa,” tegas Gubernur.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menyambut baik langkah cepat Gubernur.

Ia menyebut kerusakan jalan ini sudah lama menjadi keluhan warga karena diperparah oleh aktivitas kendaraan tambang.

“Kami sering menyampaikan laporan ke pusat, tapi butuh dorongan dari provinsi agar bisa bergerak,” katanya.

Ia menambahkan, sebagian titik jalan sudah tidak bisa dilalui kendaraan roda empat karena longsor dan penurunan badan jalan hingga satu meter.

Masyarakat terpaksa memutar jalur sejauh belasan kilometer untuk menghindari daerah berisiko.

Kunjungan kerja Gubernur diharapkan dapat membuka jalan solusi antara pemerintah, balai jalan, dan pihak swasta.

“Kami ingin ada aksi nyata, bukan hanya rapat. BBPJN dan perusahaan tambang harus duduk satu meja,” ujar Mahyunadi.

Jalan nasional Sangatta–Bengalon memegang peran penting sebagai akses utama industri batu bara, perkebunan kelapa sawit, dan perdagangan antarwilayah.

Tanpa perbaikan segera, potensi kerugian ekonomi Kutim bisa mencapai miliaran rupiah per bulan. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Bupati Ardiansyah: Bantuan BAZNAS Bukti Nyata Kepedulian Sosial

ASPIRASIKALTIM.COM – Bupati Kutai Timur, H Ardiansyah Sulaiman,…

Pemkab Kukar Siap Gelar PSU Dengan Anggaran APBD

Teks Foto : Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar,…

Asisten I Setda Kukar Serahkan Zakat UPZ dan Hadiah Lomba HUT RI ke-80

ASPIRASIKALTIM.COM – Asisten I Bidang Pemerintahan dan…

Pemkab Kutim Targetkan Atlet Muay Thai Go Internasional

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim)…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]