KPK: Integritas Pejabat Jadi Kunci Pencegahan Korupsi

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 11, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

237

ASPIRASIKALTIM.COM – “Korupsi tak selalu lahir dari kesempatan, tapi dari mental yang lemah,” tegas Setyo Budiyanto, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat membuka Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Wilayah Kalimantan Timur 2025 di Balikpapan.

Dalam forum yang dihadiri puluhan kepala daerah, Setyo menekankan pentingnya menjaga integritas pribadi. I

a mengungkapkan, ada tujuh faktor yang sering menyeret pejabat publik ke pusaran korupsi — mulai dari sikap permisif, intervensi jabatan, hingga tekanan keluarga.

“Integritas tidak bisa diajarkan, tapi harus ditumbuhkan. Kepala daerah adalah teladan bagi bawahannya. Kalau pemimpinnya bersih, sistem akan ikut bersih,” ucapnya.

KPK kini membawa pendekatan baru lewat MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention), sistem yang memperluas indikator pencegahan korupsi menjadi 113 poin.

Dengan delapan sektor prioritas, MCSP mendorong tata kelola yang transparan mulai dari perencanaan, perizinan, hingga layanan publik.

Setyo menambahkan, MCSP akan menjadi dasar penyusunan Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) yang menilai sejauh mana komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip antikorupsi.

Dalam kesempatan itu, KPK juga mengingatkan soal tanggung jawab pengelolaan APBD.

“APBD bukan milik pribadi, melainkan uang rakyat. Jangan pernah memperlakukannya seperti uang sendiri,” tegas Setyo.

Pesan ini menjadi relevan bagi Kalimantan Timur, yang tengah menjadi perhatian nasional seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan potensi anggaran besar dan proyek strategis yang masif, integritas pejabat daerah menjadi benteng utama mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

Rakor ini menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah di Kaltim untuk memperkuat tata kelola pemerintahan bersih, akuntabel, dan berintegritas.

“Kaltim bisa menjadi contoh jika semua pihak berani menolak praktik-praktik korupsi, mulai dari hal kecil,” tutup Setyo. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Kota Bangun Sebrang Dorong Ketahanan Pangan Lewat Usaha Ayam Petelur dan Pertanian Mandiri

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Desa Kota Bangun Sebrang,…

Harapan dari Tanah Becek: Aspirasi Warga Keraitan kepada Wabup 

ASPIRASIKALTIM.COM– Tanah merah yang becek dan berlumpur…

Dari Gua Purba ke Catwalk Jakarta, Wakaroros Tampilkan Pesona Dayak Basap

ASPIRASIKALTIM.COM — Siapa sangka, pola kuno di dinding…

Dua Dekade, Beasiswa Kutim Cerdas Bantu 4.298 Mahasiswa

ASPIRASIKALTIM.COM – Konsistensi menjadi kunci keberhasilan program Beasiswa…

Kutim Perkuat Investasi Air Minum, Diganjar Penghargaan Nasional

ASPIRASIKALTIM.COM – Kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim)…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]