Kutim Investasi untuk Generasi Emas Lewat Program MBG Berkualitas

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 15, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

276

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan langkah strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat dan unggul.

Salah satu buktinya adalah pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini resmi bergulir di Sangatta Utara.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menilai MBG adalah bentuk investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia.

“Kita ingin anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter. Dengan memastikan anak-anak sekolah mendapatkan makanan bergizi, kita sedang menyiapkan masa depan bangsa,” katanya saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dayung di Jalan Dayung, Kelurahan Teluk Lingga.

SPPG Dayung menjadi dapur pusat distribusi makanan bergizi bagi ribuan pelajar. Tahap awal melayani 2.596 siswa dari SMPN 1 dan SMKN 2 Sangatta Utara.

Setiap hari, para siswa menerima menu bergizi sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Pemkab Kutim menyiapkan 40 SPPG tambahan untuk menjangkau lebih banyak anak. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Selain aspek kesehatan, program ini membawa dampak ekonomi lokal. Ia menambahkan, program ini akan memperkuat dua pilar penting: pencegahan stunting dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Ardiansyah menegaskan bahwa bahan pangan yang digunakan dalam program SPPG akan diprioritaskan dari petani dan pelaku UMKM Kutim, mulai dari beras, sayur-mayur, hingga sumber protein.

“Petani kita diuntungkan karena bahan pangan diambil dari mereka. Jadi, ini bukan hanya soal makan gratis, tapi juga kemandirian ekonomi daerah,” jelas Ardiansyah.

Dalam acara tersebut, hadir Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmi, dan unsur Forkopimda Kutim. Mereka kompak memastikan program ini berjalan berkelanjutan.

Jimmi menegaskan dukungan legislatif melalui penganggaran dan pengawasan. “Kami akan kawal agar tidak hanya berhenti di Sangatta. Targetnya seluruh kecamatan memiliki SPPG,” ujarnya. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

200 Guru Bahasa Indonesia Ikuti Forum MGMP Garapan Disdikbud Kukar

Baharuddin (SN.Com) ASPIRASIKALTIM.COM, Kukar – Sebanyak 200…

Semangat Merdeka Loa Duri Ulu Jadi Tuan Rumah Ling Tien Kung se-Kecamatan

Up : Jumat (15/8/2025) ASPIRASIKALTIM.COM – Ratusan…

Hubbul Qur’an di Kutai Timur Bangun Generasi Qurani

ASPIRASIKALTIM.COM — Bukan sekadar seremoni keagamaan. Di balik…

Dr. Emy Bersama Para Tim Penyusun Soal Try Out Assessment

Disdikbud Kukar Susun Paket Soal Tryout Asesmen Nasional Untuk SD dan SMP

Dokumentasi, Dr. Emy Rosana Saleh dan Tim…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]