Kutim Luncurkan Program Proteksi untuk Pekerja Rentan

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 3, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

034

ASPIRASIKALTIM.COM – Sektor informal mencakup mayoritas angkatan kerja di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pekerja di sektor ini terdiri dari berbagai profesi seperti petani non-korporasi, pedagang kecil, tukang bangunan, pengemudi ojek daring, dan pekerja lepas lainnya.

Kelompok ini rentan terhadap risiko kerja, namun sering terabaikan dalam sistem perlindungan nasional.

Untuk meningkatkan perlindungan sosial dan ekonomi bagi kelompok pekerja informal, Pemerintah Kabupaten Kutim meluncurkan 2.000 kartu BPJS Ketenagakerjaan di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun.

Program ini merupaka langkah awal dari target ambisius: 150.000 pekerja rentan Kutim akan dilindungi oleh jaminan perlindungan tenaga kerja.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Wakil Bupati Mahyunadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Roma Malau, Camat Kaubun, unsur BPJS, dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah, lembaga jaminan sosial, dan masyarakat dalam membangun sistem proteksi ekonomi yang inklusif.

Wakil Bupati Mahyunadi menegaskan bahwa Pemkab tidak ingin pembangunan hanya terfokus pada infrastruktur.

“Kita ingin rakyat Kutim sejahtera. Perlindungan untuk pekerja rentan ini adalah fondasi ekonomi jangka panjang,” ujarnya.

Menurut Roma Malau, program ini bukan hanya soal bantuan, tetapi investasi jangka panjang.

“Pekerja yang merasa aman akan bekerja lebih produktif. Ini akan berdampak langsung pada ekonomi daerah,” katanya.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa langkah Kutim bisa menjadi percontohan nasional.

“Ini bukti bahwa daerah bisa inovatif dan proaktif. Tidak harus menunggu pusat,” ujar perwakilan BPJS.

Inisiatif ini tak hanya relevan secara lokal, tetapi berpotensi mendorong transformasi sistem perlindungan sosial secara nasional.

Kutim menegaskan bahwa kesejahteraan sosial bukan sekadar janji kampanye, tetapi aksi nyata yang dimulai dari desa. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Menjawab Arah Kebijakan Nasional, Kutim Matangkan Anjab–ABK Arsiparis Lewat FGD

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah pusat sedang mengarahkan pengembangan karier…

Siapkan ASN Bebas Korupsi, CPNS Kutim Dapat Pembekalan Integritas

ASPIRASIKALTIM.COM – Sebanyak 108 Calon Pegawai Negeri Sipil…

Bupati Kukar Tekankan Penguatan PKK Hingga Tingkat RT untuk Cegah Stunting

ASPIRASIKALTIM.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia…

Disdikbud Kukar Adakan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Melalui MGMP Tingkat SMP

MGMP Seni Budaya (AK.Com) ASPIRASIKALTIM.COM, Kukar –…

Bupati Kukar Dukung Peningkatan Fasilitas dan Pembinaan di Lapas Tenggarong

Up : Rabu (13/8/2025). ASPIRASIKALTIM.COM – Bupati…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]