Latih Aparat Teknologi Geospasial, Kutim Dorong Akurasi Data Pembangunan

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 13, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

258

ASPIRASIKALTIM.COM — Sebanyak 364 aparatur pemerintah dari berbagai desa, kelurahan, dan perangkat daerah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemetaan dan Pengolahan Data Geospasial yang digelar di Hotel Aston Samarinda.

Pelatihan yang diinisiasi oleh Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kutim ini bertujuan memperkuat kemampuan aparatur dalam memahami, menganalisis, dan mengelola data berbasis spasial.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi Pemkab Kutim dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi kebijakan pembangunan.

Menurut Trisno, Plt Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra, pelatihan ini mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah.

“Kita ingin agar setiap desa mampu memiliki data spasial yang kuat untuk mendukung tiga program utama: PTSL, Pelepasan Kawasan Hutan, dan Desa Presisi,” ujarnya.

Trisno menegaskan, data yang dikumpulkan dari lapangan akan menjadi bahan validasi untuk kebijakan pembangunan.

“Selama ini sering kali kebijakan dibuat berdasarkan data umum. Dengan pelatihan ini, kita dorong data yang benar-benar berasal dari desa,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Kutim Rizali Hadi menilai, penguasaan teknologi geospasial menjadi kebutuhan mendesak di era digital.

Ia menyebut data spasial sebagai “peta akal” pemerintah dalam menentukan arah pembangunan.

“Melalui data geospasial, kita dapat membaca potensi wilayah dengan jelas. Ini akan membantu kita memetakan arah kebijakan, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan pengembangan potensi daerah,” ujarnya.

Prof. Sofian Sjaf dari IPB University yang hadir sebagai narasumber menekankan pentingnya data presisi untuk memperkuat perencanaan desa.

“Selama ini data top-down sering tidak sesuai realitas. Desa Presisi mengubah paradigma itu dengan menjadikan desa sebagai sumber data utama,” paparnya.

Dengan pelatihan ini, Pemkab Kutim berharap aparatur desa semakin kompeten dalam memanfaatkan data spasial sebagai dasar perencanaan yang transparan dan berbasis fakta lapangan. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Pemkab Kutim Klarifikasi Dugaan Korupsi

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim)…

Grand Final Duta Budaya Kukar 2025: Arena Lahirnya Generasi Penjaga Warisan Leluhur

ASPIRASIKALTIM.COM – Sorotan lampu, gemuruh tepuk tangan,…

DPMD Kaltim Dorong Desa di Kukar Gandeng Investor, MoU Jadi Tonggak Penguatan Ekonomi

ASPIRASIKALTIM.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan…

Pemkab Kukar Tegaskan Peran sebagai Penyangga Pangan IKN

Up : Rabu (10/9/2025). ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah…

Pemkab Kukar Komitmen Pacu Ekonomi Daerah Melalui Sektor Pariwisata

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]