ASPIRASIKALTIM.COM — Kutai Timur kembali menarik perhatian investor asing. Salah satu buktinya, kehadiran PT Kobexindo Cement yang menjadi bagian dari investasi global Hongshi Holding Group asal Tiongkok.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menyebut, keberadaan Kobexindo Cement menjadi sinyal positif bahwa Kutai Timur kini semakin dipercaya dunia usaha internasional.
“Investasi sebesar ini tentu menunjukkan bahwa Kutim memiliki daya saing dan stabilitas ekonomi yang menjanjikan,” ujar Mahyunadi dalam kunjungan kerjanya ke pabrik tersebut.
Turut mendampingi kunjungan itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Noviari Noor, Kepala DPMPTSP Darsafani, serta Kadisnakertrans Roma Malau.
Mereka meninjau proses produksi semen, fasilitas dermaga, hingga area penyimpanan bahan baku.
General Manager Kobexindo Cement, Gong Wei, menjelaskan bahwa perusahaan telah memulai operasional sejak 2019 dan kini berproduksi hingga 4 juta ton semen per tahun.
Dengan nilai investasi mencapai 1 miliar dolar AS, Kobexindo menjadi salah satu investasi asing terbesar di Kutai Timur.
“Kami ingin menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi Kutim. Selain menghasilkan semen berkualitas, kami berkomitmen terhadap prinsip lingkungan berkelanjutan melalui inovasi dari Hongshi Environmental Protection Industry (HONGSHIEP),” jelas Gong Wei.
Mahyunadi menambahkan, dukungan pemerintah daerah terhadap investasi tidak hanya soal izin dan fasilitas, tetapi juga memastikan manfaat sosialnya dirasakan masyarakat.
“Kami ingin agar investasi seperti ini melibatkan tenaga kerja lokal dan mendukung sektor usaha kecil di sekitar wilayah operasi,” katanya.
Selain menjadi penyokong industri konstruksi, Kobexindo Cement juga diharapkan menjadi pusat ekonomi baru di pesisir Kutim, yang mampu mendorong pertumbuhan sektor logistik, transportasi laut, dan perumahan pekerja. (adv/prokopimkutim)











