ASPIRASIKALTIM.COM, SANGATTA — Kunjungan Deputi Bidang Geopolitik Dewan Pertahanan Nasional (Wantannas) Begi Hersutanto ke Kutai Timur (Kutim) bukan sekadar agenda seremonial. Kehadiran Begi di Ruang Kerja Wakil Bupati Kutim menjadi bagian dari misi strategis mencari formulasi pengelolaan sektor pertambangan yang sejalan dengan stabilitas nasional.
Wakil Bupati Kutim Mahyudin menyambut langsung rombongan Wantannas. Turut hadir Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro beserta sejumlah perwakilan perangkat daerah yang selama ini menangani urusan pertambangan, lingkungan, dan pembangunan ekonomi daerah.
Begi menuturkan, pemerintah pusat perlu melihat langsung kondisi daerah penghasil tambang sebagai bahan kajian dan rekomendasi kepada Presiden. Kutim dinilai menarik karena mampu menjaga iklim keamanan yang relatif stabil di tengah maraknya aktivitas industri tambang.
“Bagi kami, pertambangan dan hilirisasi merupakan sektor strategis untuk memperkuat ekonomi nasional. Namun kami juga tidak bisa mengabaikan potensi gesekan sosial maupun dampak ekologis di lapangan,” jelasnya.
Ia mengakui, mencari model yang memungkinkan kegiatan tambang tetap produktif namun tidak menimbulkan gejolak sosial adalah pekerjaan kompleks. Informasi yang diterima Wantannas menyebut Kutim menjadi salah satu contoh daerah yang mampu menjaga keseimbangan itu.
Di sisi lain, Wabup Mahyudin menjelaskan, pemerintah daerah sejak awal menyadari pentingnya keseimbangan antara ekonomi, sosial dan lingkungan. Karena itu, penataan regulasi dan pengawasan selalu diupayakan agar perusahaan mematuhi kewajibannya, baik kepada pemerintah maupun masyarakat sekitar.
“Hubungan yang terbangun harus saling menguatkan. Pemerintah menjalankan fungsi pengawasan, masyarakat mendapat perlindungan dan manfaat, perusahaan juga memperoleh kepastian usaha. Di situlah titik temu yang kami jaga,” ujar Mahyudin.
Ia menambahkan, Pemkab Kutim siap bila pemerintah pusat ingin memperdalam kajian terhadap praktik di daerahnya. Mahyudin menilai, sinergi ini sekaligus mempertegas posisi Kutim dalam mendukung ketahanan nasional melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. (adv/prokopimkutim)











