Pelatihan SIRIKA, Bukti Kutim Serius Wujudkan Layanan KB yang Akuntabel

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 5, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

048

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan keseriusannya membangun pelayanan publik yang transparan.

Digitalisasi sistem pelaporan dan distribusi alat kontrasepsi Keluarga Berencana (KB) menjadi salah satu bukti bahwa modernisasi birokrasi bisa mewujudkan tata kelola data yang lebih akurat, untuk memastikan layanan KB sampai ke pelosok.

Melalui pelatihan Sistem Informasi Rantai Pasok Alat Kontrasepsi (SIRIKA), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) memperkuat efisiensi sistem pelaporan dan pendistribusian alat kontrasepsi di seluruh wilayah.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari di kantor DPPKB Kutim ini diikuti oleh pengelola fasilitas kesehatan dari lima kecamatan utama: Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Teluk Pandan, dan Rantau Pulung. Kegiatan ini juga mendapat dukungan langsung dari BKKBN Kalimantan Timur selaku pembina teknis program KB di daerah.

“SIRIKA memungkinkan kita melihat pergerakan stok secara real-time, dari gudang hingga fasilitas kesehatan. Ini memastikan ketersediaan alat kontrasepsi tepat waktu dan tepat sasaran,” papar Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B.

Menurut Junaidi, pelaporan digital tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan layanan publik yang akuntabel.

Data yang dihasilkan SIRIKA akan menjadi dasar kebijakan pembangunan kependudukan dan kesejahteraan keluarga di Kutim.

Sementara itu, Kabid KB Mustika menyoroti tantangan geografis Kutim yang luas dan tersebar. “Dengan kondisi medan seperti ini, komunikasi antarpetugas menjadi faktor kunci agar distribusi alat KB tetap lancar,” jelasnya.

Selain aspek teknis, peserta juga mendapatkan materi pengelolaan logistik dan strategi pengendalian stok untuk menghindari kelebihan maupun kekurangan pasokan. Dengan langkah ini, Kutim menegaskan komitmennya membangun sistem pelayanan KB yang efisien, transparan, dan mandiri. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Desa Kota Bangun III Fokuskan 20 Persen Dana Desa untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Desa Kota Bangun III,…

RSUD Kudungga Tunjukkan Praktik Baik Tata Kelola Layanan Kesehatan Daerah

ASPIRASIKALTIM.COM, SANGATTA – Implementasi Undang-Undang Nomor 14…

Sekda Kukar Tekankan Perkembangan Desa Harus Berdasarkan Dengan Potensi Yang Ada di Desa

Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kukar Sunggono (AK.Com)…

Gerakan Pangan Murah Kukar Digelar, Upaya Pemkab Kendalikan Inflasi

Teks Foto : Sekretaris Daerah, Sunggono, saat…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]