ASPIRASIKALTIM.COM – Rangkaian turnamen Piala Bupati Kutai Timur (Kutim) 2025 kian menunjukkan perannya sebagai mesin pencetak atlet berprestasi.
Tak kurang dari 11 cabang olahraga sudah menggelar kompetisi, termasuk e-sport yang tengah naik daun di kalangan anak muda.
Momentum itu mengemuka saat Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman membuka E-Sport Championship Kutim 2025 di Gedung Bela Diri Kudungga, Sangatta.
Ratusan peserta dan penonton memadati arena, menandakan besarnya minat terhadap olahraga elektronik di daerah ini.
“Tujuan Piala Bupati simpel tapi penting, memberikan ruang bagi para atlet untuk berkompetisi dan berkembang, sekaligus menjaring talenta terbaik Kutim,” tutur Ardiansyah dalam sambutannya.
Ia menilai, e-sport menjadi salah satu pintu masuk efektif untuk mendekatkan generasi muda pada dunia olahraga. Bagi Ardiansyah, e-sport bukan hanya permainan semata.
“E-sport adalah olahraga digital yang membentuk karakter, mengasah strategi, dan melatih kerja sama tim. Ini harus dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya.
Sejak 2021, Pemkab Kutim mencatatkan komitmen kuat dalam pengembangan olahraga.
Selain e-sport yang mulai menonjol melalui turnamen Mobile Legends pada 2023, Kutim juga telah mengukir pengalaman sebagai tuan rumah kejuaraan panco dan lomba memancing bertaraf internasional dengan peserta dari Rusia, Azerbaijan, Amerika Serikat, hingga Australia.
Rekam jejak tersebut, menurut Ardiansyah, menjadi modal penting untuk terus memperluas jaringan dan skala kompetisi di Kutim.
Ke depan, ia menegaskan dukungan Pemkab tidak hanya berupa turnamen musiman.
Pembinaan berjenjang, penyediaan sarana latihan, dan pengalokasian anggaran yang konsisten akan terus didorong agar atlet-atlet Kutim mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional. (adv/prokopimkutim)











