ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui pembentukan puluhan Unit Pengelola Sampah (UPS) hingga ke tingkat rukun tetangga.
Saat ini, sedikitnya 100 UPS telah beroperasi dan menjadi ujung tombak pengumpulan sampah plastik rumah tangga.
Data tersebut mengemuka dalam audiensi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dengan SKK Migas dan Pertamina EP Sangatta di Ruang Kerja Bupati, baru-baru ini.
Pertemuan ini menjadi forum evaluasi sekaligus sinkronisasi program CSR perusahaan migas dengan agenda lingkungan daerah.
Ardiansyah menyatakan, keberadaan UPS yang terhubung dengan bank sampah di Sangatta Selatan (Sangsel) menjadikan kawasan itu sebagai salah satu contoh pengelolaan sampah terintegrasi di Kutim.
Sampah plastik yang terkumpul tidak hanya dipilah, tetapi juga diolah menjadi biji plastik dan sedang dikembangkan menjadi bahan baku manik-manik.
“Khusus Sangatta Selatan, potensinya sangat besar. Sejak awal, bank sampah sudah bekerja sama dengan mitra pengolahan plastik dan kini sedang merakit mesin pembuat manik-manik,” jelasnya.
Menurut laporan pengelola, mesin manik-manik dari plastik daur ulang yang kini dirakit merupakan inovasi pertama di tingkat lokal.
Langkah ini diyakini mampu menambah nilai ekonomi bagi warga, sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan.
Bupati juga mengingatkan pentingnya perlindungan hak cipta atas inovasi tersebut.
“Ini karya masyarakat Kutim, jangan sampai kemudian diambil begitu saja oleh pihak lain,” tegasnya.
Pihak Pertamina EP Sangatta dalam kesempatan yang sama menegaskan komitmen mendukung penyediaan sarana pemilahan dan pengangkutan sampah di lapangan sebagai bagian dari program CSR berkelanjutan.
Ardiansyah menutup audiensi dengan ajakan agar seluruh pemangku kepentingan mengintegrasikan program pengelolaan sampah ke dalam rencana kerja 2025.
Ia menekankan, sinergi lintas sektor menjadi kunci mewujudkan lingkungan yang bersih dan berdaya saing di Kutim. (adv/prokopimkutim)











