ASPIRASIKALTIM.COM, SANGATTA – Bagi warga Kecamatan Teluk Pandan di pesisir Kutai Timur, persoalan air bersih bukan hal baru. Di beberapa desa, warga masih harus menyimpan air hujan, membeli air jeriken, atau berbagi sumur dengan tetangga ketika musim kemarau datang. Kondisi tersebut membuat biaya hidup meningkat dan aktivitas harian, mulai dari memasak hingga usaha kecil, ikut terdampak.
Harapan baru itu kini datang lewat proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Indominco yang tengah dipersiapkan. Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua (Perumdam TTB) Kutim memastikan, Teluk Pandan termasuk dalam jalur utama distribusi air dari SPAM yang bersumber dari void tambang PT Indominco Mandiri (IMM).
Direktur Utama Perumdam TTB Kutim, Suparjan, menyatakan pihaknya akan mengoptimalkan peran sebagai pengelola air minum agar manfaat SPAM bisa dirasakan langsung masyarakat pesisir. “Air adalah kehidupan. Melalui proyek ini, kami tidak hanya mengejar target layanan teknis, tetapi juga ingin memastikan warga Teluk Pandan dan sekitarnya punya akses air yang layak secara berkelanjutan,” tegasnya.
Saat ini, sebagian masyarakat Teluk Pandan menggantungkan kebutuhan air pada sumber-sumber lokal yang kualitasnya tidak selalu terjamin. Di beberapa titik, air sumur berasa payau dan keruh ketika musim hujan, sementara saat kemarau debit menurun tajam. Situasi ini menyulitkan rumah tangga, terutama yang memiliki usaha rumahan seperti warung makan, pengolahan hasil laut, hingga homestay di kawasan wisata pantai.
SPAM Regional Indominco diproyeksikan menjadi game changer. Proyek yang mulai digarap pada 2024 tersebut didukung pendanaan besar. Unit air baku dan transmisi diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp200 miliar, sedangkan unit produksi dan distribusi sekitar Rp140 miliar. Skema pendanaan ini melibatkan Pemprov Kalimantan Timur, PT IMM, dan Pemkab Kutai Timur yang dijadwalkan ikut mengalokasikan anggaran pada 2025.
Dengan kombinasi dukungan infrastruktur, penguatan kapasitas warga, dan pengelolaan lingkungan pesisir yang lebih baik, SPAM Regional Indominco diharapkan mampu mengubah wajah Teluk Pandan dari wilayah yang langganan kesulitan air menjadi kawasan pesisir produktif dan sehat. (adv/prokopimkutim)











