ASPIRASIKALTIM.COM – Di tengah upaya reformasi birokrasi, pemerintah daerah terus menekankan pentingnya membangun karakter ASN yang berintegritas.
Langkah ini kembali digelorakan Sudirman Latif, Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, saat memimpin apel pagi di DPPKB Kutai Timur.
Dalam pidatonya, Sudirman menegaskan bahwa kemajuan birokrasi tidak hanya bergantung pada kebijakan atau sistem digitalisasi, tetapi pada mentalitas pegawai yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Sembilan nilai dasar yang ia sampaikan mencerminkan arah pembentukan karakter ASN modern: jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, adil, peduli, disiplin, kerja keras, dan sederhana.
“Kalau sembilan nilai ini dijalankan, maka wajah birokrasi Kutai Timur akan semakin bersih dan dipercaya publik,” ujarnya.
Apel tersebut juga menjadi sarana evaluasi kinerja perangkat daerah. Sudirman mengapresiasi DPPKB yang kini masuk kategori zona hijau dalam penyerapan anggaran, menandakan tata kelola anggaran yang baik.
Namun, ia mengingatkan agar capaian itu terus dijaga hingga tutup tahun.
Ia mencontohkan, disiplin waktu dan tanggung jawab kerja merupakan indikator kecil dari keberhasilan birokrasi.
“Waktu adalah kinerja. Kalau ASN bisa menghargai waktu, itu berarti ia menghargai masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaidi menyebut, pesan Sudirman menjadi pengingat agar seluruh jajaran tetap fokus pada pelayanan publik.
“Arahan beliau akan kami jadikan pedoman untuk memperkuat budaya kerja di DPPKB,” tuturnya.
Apel pagi diakhiri dengan pembacaan “Budaya Malu” dan “Prinsip Tata Pemerintahan yang Baik”.
Bagi ASN yang hadir, momen tersebut menjadi pengingat bahwa integritas adalah investasi moral untuk masa depan birokrasi Kutim. (adv/prokopimkutim)










