Target 5.000 Hektare Tambak, Pemkab Kutim Dorong Wisata Bandeng

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 18, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

319

ASPIRASIKALTIM.COM, TELUK PANDAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir kembali ditegaskan Bupati Ardiansyah Sulaiman saat meresmikan wisata pemancingan bandeng di Jalan Sempayang, Kecamatan Teluk Pandan. Di hadapan warga dan petambak, ia menyebut pengembangan tambak rakyat sebagai bagian strategis dari 50 program prioritas daerah.

Salah satu target yang dicanangkan adalah pencetakan 5.000 hektare tambak baru, termasuk mengaktifkan kembali tambak yang selama ini tak lagi berproduksi. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan suplai komoditas perikanan seperti bandeng dan udang vaname, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga pesisir.

Wisata pemancingan bandeng yang dikelola Kelompok Tani Tambak Sari berdiri di atas lahan kurang lebih 40 hektare. Kawasan ini memadukan fungsi tambak sebagai sentra budidaya dengan destinasi wisata berbasis alam. Udara sejuk pesisir dan pemandangan hamparan air tambak menjadi daya tarik bagi pengunjung, sementara aktivitas pemancingan memberi pengalaman langsung menikmati potensi lokal.

Di sela acara, Bupati Ardiansyah menekankan pentingnya sarana pendukung. Infrastruktur jalan menuju lokasi yang masih terbatas akan ditingkatkan pada tahun depan. “Kalau akses jalan bagus, perputaran ekonomi otomatis lebih cepat. Hasil panen mudah dibawa, wisatawan juga lebih nyaman datang ke sini,” ujarnya.

Peresmian di Teluk Pandan turut dihadiri Ketua TP PKK Kutim Ny Siti Robiah, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, Kepala BKPSDM, Direktur Perumdam Tirta Tuah Benua, serta jajaran Forkopimcam. Dukungan lintas sektor ini diharapkan memperkuat pembinaan bagi kelompok tani dan pelaku usaha tambak.

Ketua Kelompok Tani Tambak Sari, Mugianto, menyampaikan saat ini 13 dari 40 anggota aktif mengelola tambak dan wisata pemancingan. “Kami ingin menjadikan ini contoh bahwa tambak rakyat bisa berkembang jika dibantu dan dikelola serius,” ucapnya. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Disdikbud Kukar Tekankan Guru PNS Harus Lebih Aktif Dari Pada Tenaga Honorer

Analisis Ahli Madya, Disdikbud Kukar, Baharuddin saat…

Cegah Stunting Bukan Sekadar Formalitas

ASPIRASIKALTIM.COM – Upaya menurunkan angka stunting di Kutai…

Pemkab Kukar Melalui NPHD Pastikan Anggaran PSU Pilkada 2025 Aman

Teks Foto : Pemkab Kukar usai melakukan…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]