ASPIRASIKALTIM.COM – Inovasi teknologi pertanian kini benar-benar dirasakan oleh para petani Desa Cipta Graha, Kecamatan Kaubun.
Melalui kegiatan Panen Raya Musim Tanam II dan Gerakan Tanam Perdana Musim Tanam III, pemerintah Kabupaten Kutai Timur resmi memperkenalkan era baru pertanian yang serba cepat dan efisien.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Ardiansyah Sulaiman dan jajaran Forkopimda ini menjadi ajang demonstrasi penggunaan combine harvester, mesin panen modern yang mampu menghemat waktu dan tenaga.
Dalam satu hektare lahan, mesin ini bisa memanen dalam waktu hanya empat jam. Bandingkan dengan metode manual yang bisa memakan waktu dua hari bahkan lebih.
Menurut Bupati Ardiansyah, penggunaan alat modern seperti ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kalau dulu petani kita kelelahan memanen secara manual, sekarang cukup dengan operator mesin, hasilnya bisa lebih banyak dan waktu lebih efisien,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan gerakan tanam perdana musim tanam III, di mana para petani menggunakan alat tanam rice transplanter — mesin yang mampu menanam bibit padi secara otomatis dengan jarak tanam yang presisi. Alat ini terbukti menghemat waktu dan biaya operasional.
Kadis TPHP Kutim Dyah Ratna Ningrum menuturkan, mekanisasi ini tidak hanya mempercepat proses tanam dan panen, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil panen karena padi lebih seragam dan minim kehilangan hasil.
“Kita ingin petani Kutim tak tertinggal dari daerah lain. Dengan teknologi, produktivitas bisa naik hingga 30 persen,” ujarnya.
Selain unsur pemerintah, kegiatan ini juga didukung Bank Indonesia, yang menyalurkan bantuan berupa alat pertanian modern sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan di daerah.
Hadir pula Kadis Ketahanan Pangan Ery Mulyadi dan Anggota DPRD Kutim Ardiansyah.
Dengan langkah ini, Kutim kian menegaskan diri sebagai kabupaten yang serius mengembangkan pertanian modern.
“Tujuan akhirnya adalah kemandirian pangan dan kesejahteraan petani,” tutup Bupati Ardiansyah. (adv/prokopimkutim)











