Teknologi Panen Canggih Diperkenalkan di Kutim

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 20, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

280

ASPIRASIKALTIM.COM – Inovasi teknologi pertanian kini benar-benar dirasakan oleh para petani Desa Cipta Graha, Kecamatan Kaubun.

Melalui kegiatan Panen Raya Musim Tanam II dan Gerakan Tanam Perdana Musim Tanam III, pemerintah Kabupaten Kutai Timur resmi memperkenalkan era baru pertanian yang serba cepat dan efisien.

Kegiatan yang dihadiri Bupati Ardiansyah Sulaiman dan jajaran Forkopimda ini menjadi ajang demonstrasi penggunaan combine harvester, mesin panen modern yang mampu menghemat waktu dan tenaga.

Dalam satu hektare lahan, mesin ini bisa memanen dalam waktu hanya empat jam. Bandingkan dengan metode manual yang bisa memakan waktu dua hari bahkan lebih.

Menurut Bupati Ardiansyah, penggunaan alat modern seperti ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kalau dulu petani kita kelelahan memanen secara manual, sekarang cukup dengan operator mesin, hasilnya bisa lebih banyak dan waktu lebih efisien,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan gerakan tanam perdana musim tanam III, di mana para petani menggunakan alat tanam rice transplanter — mesin yang mampu menanam bibit padi secara otomatis dengan jarak tanam yang presisi. Alat ini terbukti menghemat waktu dan biaya operasional.

Kadis TPHP Kutim Dyah Ratna Ningrum menuturkan, mekanisasi ini tidak hanya mempercepat proses tanam dan panen, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil panen karena padi lebih seragam dan minim kehilangan hasil.

“Kita ingin petani Kutim tak tertinggal dari daerah lain. Dengan teknologi, produktivitas bisa naik hingga 30 persen,” ujarnya.

Selain unsur pemerintah, kegiatan ini juga didukung Bank Indonesia, yang menyalurkan bantuan berupa alat pertanian modern sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan di daerah.

Hadir pula Kadis Ketahanan Pangan Ery Mulyadi dan Anggota DPRD Kutim Ardiansyah.

Dengan langkah ini, Kutim kian menegaskan diri sebagai kabupaten yang serius mengembangkan pertanian modern.

“Tujuan akhirnya adalah kemandirian pangan dan kesejahteraan petani,” tutup Bupati Ardiansyah. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Pjs Bupati Kukar Bambang Arwanto, Apresiasi Brimob Yang Telah Menjaga Keamanan Masyarakat

Pjs Bupati Kukar, Bambang Arwanto, Kirab Brimob…

Desa Kota Bangun III Fokuskan 20 Persen Dana Desa untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Desa Kota Bangun III,…

Pemerintah Desa Kota Bangun Ilir Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Maksimal

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Desa Kota Bangun Ilir,…

Festival Nasi Bekepor VI Jadi Sarana Pelestarian Budaya dan Pendorong Ekonomi Kreatif di Kukar

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)…

Camat Loa Janan Apresiasi Semangat Paskibra, Tekankan Disiplin dan Nasionalisme

Up : Rabu (6/8/2025). ASPIRASIKALTIM.COM – Camat…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]