UMKM Tumbuh, Pemkab Kutim Jamin Jaring Pengaman Sosial Pekerja Rentan

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 23, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

450

ASPIRASIKALTIM.COM – Pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri rumahan di Kutai Timur (Kutim) bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga memunculkan kelompok baru yang rentan terhadap guncangan sosial dan ekonomi.

Menyadari hal itu, Pemerintah Kabupaten Kutim mengambil kebijakan strategis dengan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi hampir 95.000 pekerja rentan.

Kebijakan tersebut disampaikan langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Batch 2 di BLK Industri Mandiri, Jumat (14/11/2025).

Ia menyebut pula bahwa banyak pelaku UMKM dan pekerja rumahan belum mampu menyisihkan penghasilan untuk jaminan sosial, meski mereka berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Banyak yang penghasilannya pas-pasan. Jadi secara jaminan sosial, pemerintah Kutim mendaftarkan mereka sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan rentan,” ujar Ardiansyah.

BPJS Ketenagakerjaan sendiri merupakan program jaminan sosial yang memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, hingga jaminan hari tua sesuai skema yang diikuti.

Bagi pekerja dengan penghasilan terbatas, iuran menjadi beban yang tidak selalu mudah dipenuhi.

Karena itu, Pemkab Kutim menanggung penuh iuran peserta BPJS Ketenagakerjaan kategori rentan ini.

Hingga bulan ini, hampir 95.000 pekerja telah mendapatkan perlindungan, dari total target 160.000 pekerja rentan yang diincar pemerintah daerah.

Di sisi lain, Ardiansyah menegaskan bahwa pilar jaminan sosial di Kutim tidak hanya bertumpu pada APBD.

Perusahaan formal tetap diwajibkan mematuhi aturan dengan mengikutsertakan karyawan sejak hari pertama bekerja. Ia menolak keras praktik menghindari kewajiban dengan memutus atau memperbarui kontrak setiap tahun.

Dengan skema ganda ini, Bupati berharap ekosistem UMKM di Kutim bisa terus berkembang, sementara para pekerjanya merasa lebih aman dan terlindungi ketika menghadapi risiko kerja maupun kondisi tak terduga lainnya. (adv/prokopimkutim)

Posted in

Berita Lainnya

Baca Juga

Kukar Pusatnya Sekolah Rujukan Google Terbanyak, Berikut Ungkapan Tim Adoption Google Pusat

Foto Bersama (AK.Com) ASPIRASIKALTIM.COM, Kukar – Komunitas…

DPRD Samarinda Dorong Ruang Aman dan Produktif Bagi Generasi Muda

ASPIRASIKALTIM.COM – DPRD Kota Samarinda menegaskan komitmennya…

Srikandi Jadi Andalan, Dispusip Kutim Dorong Perangkat Daerah Melek Arsip Digital

ASPIRASIKALTIM.COM – Pemanfaatan aplikasi Srikandi sebagai instrumen kearsipan…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]