ASPIRASIKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat sinergi dengan pelaku industri besar untuk memastikan investasi berjalan seimbang dengan kepentingan masyarakat.
Pesan itu ditegaskan oleh Wakil Bupati Mahyunadi saat berkunjung ke PT Kobexindo Cement di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang.
Dalam kunjungan tersebut, Mahyunadi bersama jajaran Pemkab meninjau fasilitas produksi semen yang menjadi salah satu proyek industri strategis di pesisir Kutim.
Ia menyebut investasi harus memberi nilai tambah bagi ekonomi lokal, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin investasi di Kutim bukan hanya tumbuh secara angka, tapi juga meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.
Mahyunadi juga menegaskan perlunya tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyentuh langsung kebutuhan warga sekitar.
Program CSR, menurutnya, harus diarahkan pada peningkatan pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Sementara itu, General Manager PT Kobexindo Cement, Gong Wei, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkomitmen menerapkan prinsip industri hijau, dengan memperhatikan efisiensi energi dan pengelolaan limbah produksi.
“Kami menghormati semua kebijakan daerah dan akan terus mendukung pembangunan Kutim,” tutur Gong.
Kepala DPMPTSP Kutim Darsafani turut menilai investasi sektor semen ini memberi efek berantai terhadap ekonomi daerah, termasuk jasa logistik dan UMKM di sekitar Kaliorang. Ia berharap pola kemitraan antara pemerintah dan perusahaan terus diperkuat.
Selain meninjau area produksi, rombongan juga berdialog dengan perwakilan pekerja untuk menyerap aspirasi mereka.
Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim Noviari Noor, Kadistransnaker Roma Malau, Camat Kaliorang Rusnomo, dan aparat keamanan setempat.
Dengan terus mengawasi arah investasi, Pemkab Kutim ingin memastikan daerah berkembang secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat. (adv/prokopimkutim)











