ASPIRASIKALTIM.COM – Senyum merekah di wajah warga Desa Teluk Singkama dan Teluk Kaba, Kecamatan Sangatta Selatan, ketika mereka menerima paket Gerakan Pangan Murah (GPM) dari Polres Kutai Timur.
Sebanyak 520 paket beras SPHP dijual dengan harga terjangkau, hanya Rp65.000 untuk lima kilogram.
Bagi banyak warga, bantuan itu bukan sekadar paket beras, melainkan napas baru di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.
Salah satunya Rika, ibu rumah tangga yang mengaku sangat terbantu.
“Biasanya saya beli beras Rp75 ribu per lima kilo. Program ini jelas meringankan,” ujarnya.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut menstabilkan ekonomi lokal,” katanya.
Program ini dijalankan bekerja sama dengan Bulog, Dinas Perindag, dan Dinas Ketahanan Pangan Kutim.
Tujuannya, membantu masyarakat mengakses bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga kestabilan pasokan di pasar.
Tak hanya membagikan paket, Polres Kutim juga memberikan edukasi sederhana tentang manajemen keuangan keluarga agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kami ingin masyarakat lebih bijak dalam berbelanja dan menabung,” tambah Fauzan.
Warga lainnya, Agus, mengapresiasi langkah Polres Kutim.
Ia menilai kegiatan semacam ini sangat dinantikan. “Kalau bisa rutin, apalagi menjelang akhir tahun saat harga naik,” ujarnya.
Dengan kegiatan seperti ini, kehadiran Polri semakin terasa di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai penggerak kesejahteraan sosial.
Program GPM menjadi simbol sinergi antara aparat dan rakyat, memperkuat rasa kebersamaan serta memperlihatkan kepedulian dan solidaritas instansi kepolisian terhadap warga masyarakat di Kutai Timur. (adv/prokopimkutim)










