WiFi Gratis dan Air Siap Minum, RSUD Kudungga Peduli Kenyamanan Pasien

9afa2cc168221109f8aa1dbe8002b224
Admin |

Nov 18, 2025

Enter description text here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing. Quo incidunt ullamco.

312

ASPIRASIKALTIM.COM, SANGATTA – Bagi banyak keluarga pasien, menunggu proses pengobatan di rumah sakit sering kali melelahkan. RSUD Kudungga Kutai Timur mencoba menjawab tantangan itu dengan menghadirkan berbagai fasilitas pendukung yang menonjolkan aspek kenyamanan dan kepedulian.

Begitu masuk ke area rumah sakit, suasana tertata tampak jelas. Banner “10 budaya malu” terpasang mencolok, menjadi pengingat agar seluruh pegawai dan pasien menjunjung tinggi etika. Di sekitar pintu masuk, tersedia ATM dan kas bank yang memudahkan keluarga pasien dalam mengurus kebutuhan keuangan, tanpa perlu meninggalkan lingkungan rumah sakit.

Direktur RSUD Kudungga, dr Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa transformasi layanan tidak hanya menyentuh urusan klinis. “Kami ingin rumah sakit ini menjadi tempat yang bersahabat bagi masyarakat. Bukan sekadar tempat berobat, tetapi ruang yang nyaman,” tuturnya, didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr Yuwana Sri Kurniawati.

Kolaborasi dengan Dinas Kominfoperstik Kutim menghadirkan akses WiFi gratis di area rumah sakit. Fasilitas ini membuat pasien dan keluarga tetap terhubung dengan kerabat, pekerjaan, maupun informasi penting lainnya. Sementara itu, Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim menyediakan mesin air siap minum, yang dapat dimanfaatkan pengunjung tanpa biaya tambahan.

Di berbagai sudut, rumah sakit juga memasang banner prosedur evakuasi dan informasi pencegahan penyakit. Langkah ini menunjukkan komitmen RSUD Kudungga dalam aspek keselamatan serta edukasi kesehatan publik, khususnya bagi warga Kutai Timur yang menjadikan rumah sakit ini sebagai rujukan.

Di ranah pelayanan, digitalisasi diterapkan mulai dari mesin antrean hingga integrasi sistem pendaftaran, poliklinik, dan apotek. Lima loket pendaftaran dibuka, plus satu loket pengaduan yang menjadi saluran resmi bagi masyarakat menyampaikan masukan.

Transformasi ini dirangkai dengan perluasan layanan poliklinik dan keberadaan MRI 1,5 Tesla. Kombinasi fasilitas klinis dan non-klinis itu menegaskan bahwa pelayanan kesehatan berkualitas tak hanya bicara soal obat dan dokter, tetapi juga kenyamanan, kecepatan, dan kepedulian pada pengalaman pasien. (adv/prokopimkutim)

Berita Lainnya

Baca Juga

DPRD Samarinda Desak Perombakan Sistem Keamanan Lapas Narkotika

ASPIRASI KALTIM.CO. – Dugaan keterlibatan narapidana dalam…

Tingkatkan Ekonomi, Pasar Tradisional Perlu Pemanfaatan Optimal

Teks foto : foto kondisi pasar segiri…

Kutim Perkuat Investasi Air Minum, Diganjar Penghargaan Nasional

ASPIRASIKALTIM.COM – Kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim)…

Disdikbud Kukar Adakan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Melalui MGMP Tingkat SMP

MGMP Seni Budaya (AK.Com) ASPIRASIKALTIM.COM, Kukar –…

Wisata Bandeng, Ruang Rekreasi Rakyat yang Menghidupkan Tambak

ASPIRASIKALTIM.COM, TELUK PANDAN – Di tepian pesisir…

Pos Populer

Pengunjung

Pengunjung Hari Ini: [statistik_kunjungan stat=today_visitors]

Kunjungan Hari Ini:  [statistik_kunjungan stat=today_visits]

Total Pengunjung: [statistik_kunjungan stat=total_visitors]

Total Kunjungan: [statistik_kunjungan stat=total_visits]

Pengunjung Online: [statistik_kunjungan stat=online]